test banner

Wakil Kepala BGN Irjen Pol (Purn)Sony Sonjaya Sampaikan Pentingnya Ketegasan Operasional Program Gizi Nasional di Sumatera Barat

 



Padang-Sumatera Barat - Badan Gizi Nasional Republik Indonesia menggelar kegiatan pengarahan dan evaluasi kepada Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel), mitra, serta yayasan pelaksana program gizi nasional di Provinsi Sumatera Barat. Pengarahan ini berlangsung di Hotel Mercure, Padang, Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya S.I.K. sebagai bentuk penguatan kendali operasional di lapangan.

Dalam pengarahannya, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya tampil memberikan arahan tegas namun konstruktif. 

Ia menekankan bahwa keberhasilan program gizi nasional sangat ditentukan oleh ketepatan pelaksanaan di tingkat operasional, mulai dari perencanaan, distribusi, hingga pengawasan di lapangan.

Sony menyampaikan bahwa program gizi nasional merupakan program strategis negara yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. "Karena itu, seluruh Kasatpel, mitra, dan yayasan pelaksana diminta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta mematuhi seluruh standar operasional yang telah ditetapkan", ucap Sony dalam pengarahannya.

Sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya menegaskan bahwa evaluasi dilakukan secara objektif dan menyeluruh. 

Menurutnya, evaluasi bukan dimaksudkan untuk mencari kekurangan semata, tetapi untuk memastikan setiap pelaksana memahami perannya dan mampu melakukan perbaikan berkelanjutan demi efektivitas program.

Foto kegiatan memperlihatkan Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya berdiri di tengah jajaran lintas sektor, didampingi unsur kepolisian, perwakilan pemerintah daerah, serta mitra Badan Gizi Nasional.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya koordinasi dan sinergi antar lembaga dalam mendukung pelaksanaan program gizi nasional.

Dalam arahannya, Sony juga menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas. "Setiap proses harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administrasi maupun secara moral, mengingat program ini menyangkut kepercayaan publik dan masa depan generasi bangsa", lanjutnya lagi.

Lebih lanjut, Wakil Kepala BGN Bidang Operasional ini menyoroti pentingnya komunikasi yang efektif antara pusat dan daerah. Ia mendorong para pelaksana di Sumatera Barat untuk aktif menyampaikan dinamika lapangan, sehingga kebijakan dan langkah operasional dapat disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat.

Dalam konteks daerah Sumatera Barat, Sony Sonjaya menilai daerah ini memiliki kesiapan dan potensi besar dalam mendukung keberhasilan program gizi nasional. Dengan sinergi yang solid antara pemerintah daerah, mitra, dan yayasan pelaksana, program diharapkan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Melalui pengarahan dan evaluasi ini,Sony kembali menegaskan komitmen Badan Gizi Nasional dalam menjaga kendali operasional program gizi nasional. "Dengan disiplin, sinergi, dan pengawasan yang kuat, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya di Provinsi Sumatera Barat," tutupnya.

(HENDRI H.W).

Posting Komentar

0 Komentar